Mari Kita Sombong!

 

 

Dasar Sombong!

Anak Lt.9 bilang, “dan buat lu tas, lu bilang i love you all. ati2 deh kalo bilang gitu. ntar ada yg cemburu lo. dan satu hal tentang lu, jangan sombong deh jadi orang. baru komentar gini doank udah tinggi. katanya terbuka untuk masukan apapun. gini nih niners !!!!

Kata kuncinya adalah sombong. Setelah saya mendapat kritikan tersebut saya jadi tertarik untuk membuat artikel tentang “sombong.” Mari kita telaah mengapa ada orang yang disebut sombong. Apa sich arti kata sombong? Kalau menurut saya sombong itu berarti menonjolkan diri sendiri di dalam sebuah kalangan masyarakat sosial. Saya jadi tertarik untuk membahas topik ini karena sudah cukup lama saya memiliki sebuah teori yang menantang budaya bangsa Indonesia. Jaya Suprana pernah berujar bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang sukanya sinis dan bukan bangsa pencipta. Benar begitu? Jawabannya bisa berbeda bagi setiap orang dengan pengalaman dan ceritanya masing-masing. Namun saya sendiri cukup setuju dengan kritikan Jaya Suprana terhadap bangsa Indonesia tersebut.

Lalu apakah salah dengan menonjolkan diri sendiri?

Buat kamu-kamu yang masih aktif di kampus kamu mungkin pernah berada dalam posisi seperti ini:

Aku sedang mengikuti pelajaran yang aku sukai. Pelajaran yang sedang aku ambil bener-bener pelajaran favoritku, pemasaran gitu loch! Aku sadar banget kalo pemasaran adalah pelajaran yang paling aku kuasai, semua teori pemasaran yang ada di bukunya Om Kotler aku bener-bener udah ngelotok mampus. Udah gitu dapet dosen yang yahud pula lagi, ibu Ayu! “Giling, mantep banget,” ujarku.

Jam saat ini menunjukkan waktu 12.45, masih lima belas menit lagi untuk istirahat dan bergosip ria. “Yach udah jam segini aja, padahal lagi seru-serunya. Kalo perlu ampe jam 2 juga kagak ape-ape,” kataku lagi. Tari yang duduk di sampingku langsung menghardik, “enak aja lu May! Pala gue udah mumet nich. Lo enak doyan pemasaran. Sial lo!” Aku Cuma bisa membalas ucapan Tari dengan nyengir.

Tiba-tiba bu Ayu bertanya, “coba ada yang bisa ngasi contoh nyata dari topik yang baru kita biacarakan?” Kelas tiba-tiba menjadi sunyi senyap. Semua diam seribu bahasa. Ada yang pura-pura membuka buku (pura-pura cari ide) dan ada juga hanya hanya manggut-manggut sok mikir. “Wah, gue bisa nich,” sahutku pelan. “Yaudah tar, gue yang jawab dech.”

“Eh, jangan!” jawab Tari kepadaku. “Kenapa emang?” “Kan tadi lo udah jawab sekali, masa lo mau jawab lagi? Ntar dimusuhin anak sekelas loch. Ntar dibilang sombong mentang-mentang anak KU!”

Karakter dan cerita di atas adalah fiktif.

Nah, disitulah salahnya masyarakat Indonesia yang hanya memiliki satu kata untuk mengartikan sebuah kegiatan dimana seseorang menonjolkan diri sendiri, yaitu sombong. Namun teori saya adalah seperti ini:

  1. Menonjolkan diri (kemampuan diri) di antara sesama pada media yang tepat adalah PERCAYA DIRI.

  2. Menonjolkan diri (kemampuan diri) di antara sesama pada media yang tidak tepat adalah SOMBONG.

 

Media yang Tepat

Perbedaannya terletak pada media yang kita miliki. Media yang tidak tepat akan menghasilkan kesombongan dan media yang tepat dapat menjadi sebuah tempat untuk menyalurkan rasa percaya diri kita terhadap sesuatu yang bisa kita lakukan.

Seperti cerita di atas, apakah karakter dalam cerita tersebut memiliki sebuah media yang tepat untuk mengeluarkan pendapatnya? Apakah sebuah kelas dalam kampus adalah media yang sesuai untuk mengeluarkan kemampuan akademisnya? Tentu saja! Kalau Anda menjawab tidak lalu dimana lagi Ia bisa melakukannya? Perbedaan antara menjadi seorang yang sombong dan seorang yang percaya diri terkadang memang sangat tipis. Saking tipisnya sering kali hanya orang yang bersangkutan yang benar-benar bisa memutuskan apakah Ia sedang menjadi orang yang sombong atau orang yang percaya diri. Karena seorang yang sombong pun sebenarnya adalah orang yang percaya diri, hanya saja orang yang sombong sering kali berpura-pura percaya diri untuk memperoleh perhatian.

Tapi kamu mesti hati-hati apabila kamu merasa sedang berada dalam media yang tepat, ingat tips berikut ini:

a. Jangan berlebihan dalam mengeluarkan kepercayaan diri kamu itu. Seperti yang telah saya katakan, perbedaan antara kesombongan dan percaya diri terkadang begitu tipis. Kamu harus hati-hati agar tindakan kamu tidak membuat orang lain mencibir sinis. Kamu harus tahu kapan mulai dan kapan juga berhenti. Karena seperti salah satu prinsip di hidup ini: Segala sesuatu yang berlebihan adalah tidak baik.

b. Pahami budaya (shared values) apa yang dimiliki oleh lingkungan sosial yang sedang kamu hadapi. Budaya memainkan peranan yang sangat penting dalam men-judge kepribadian seseorang. Bisa saja kamu dijuluki orang yang sombong atau belagu di lingkungan kampus Trisakti tapi begitu kamu berkunjung ke Untar (sekedar contoh) kamu dianggap pribadi yang pintar dan menyenangkan karena kamu mengetahui banyak hal. Karena budaya lah yang menentukan apakah suatu kondisi di dalam lingkungan sosial adalah media yang tepat atau tidak.

c. Faktor-faktor lainnya yang mungkin terjadi untuk situasi dan kondisi tertentu.

Namun bukan berarti karena budaya di lingkungan sekitar kamu yang begitu kolot dalam menerima ide-ide baru lalu kamu menjadi ragu-ragu dalam bersikap dan mengekspresikan diri. Kalau kamu berlaku seperti itu maka kamu akan menjadi orang yang merugi. Coba kamu bayangkan, kalau saja Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak mencalonkan diri menjadi capres pada tahun 2004 karena takut dibilang “sombong” maka sudah pasti sekarang dia bukan presiden RI. Kalau kamu terlalu takut untuk dibilang “sombong” saya jamin kamu tidak akan pernah bisa jadi orang yang BESAR.

Salah satu contoh yang bagus adalah presiden Amerika Serikat saat ini, George W. Bush. Terlepas dari keputusannya dalam memerangi terorisme yang membuat begitu banyak orang di dunia membencinya, George W. Bush merupakan satu contoh pemimpin yang tidak takut dibilang “sombong.” Pemimpin seperti itulah yang diinginkan oleh lebih dari 150 juta penduduk Amerika Serikat, setidaknya hingga tahun 2004. Seorang pemimpin yang yakin akan kemampuannya, seorang pemimpin yang konsisten, dan yang pasti seorang pemimpin yang PERCAYA DIRI (tidak goyah walau banyak orang mencibirnya). Coba kamu perhatikan gaya Bush di TV ketika Ia memberikan keterangan kepada publik tentang perang di Irak. Dengarkan nada bicaranya. Lihat dengan seksama gerak tubuhnya: bagaimana Ia menggerakan kedua tangannya, bagaimana Ia berdiri diatas podium, atau bagaimana kedua matanya memandang ke depan dengan tajam! Ia tahu yang Ia mau (karena Ia tahu medianya tepat).

Begitu juga dengan pemimpin-pemimpin hebat dunia lainnya seperti Ahmadinejad, Nancy Pelosi, Bill Clinton, Mahathir Mohammad, atau SBY. Orang-orang hebat di dunia tahu dan benar-benar meresapi perkataan ini: “Great Life doesn’t require a mediocrity*.” Oleh karenanya mereka selalu berlomba-lomba untuk menjadi yang paling percaya diri ketika mereka dihadapkan dengan media yang tepat.

Bagaimana dengan kamu semua?

Ketika saya mulai meneteskan air mata, saya akan mengingat ejekan teman saya di SMP dulu, “Dasar gendut lo!”

Ketika saya mulai letih dan malas, saya akan mengingat sindiran dosen pemasaran saya dulu, “Ach, kamu mah gak tau apa-apa!”

Ketika kedua mata saya terasa perih dan kedua kaki terasa pegal, saya akan mengingat bentakan Magdalena Wenas, “Lo kira lo siapa?!!?”

Dan mungkin ketika hati saya terasa sakit dan jiwa ini mulai lelah, saya akan mengingat perkataan Anak lt.9, “Jangan sombong dech jadi orang!”

Nama saya adalah Tasa Nugraza Barley. Silahkan siapa saja mengatakan saya sombong atau 1001 nama lainnya. Mungkin saya memang sombong, mungkin saya memang cuma menang putih. Tapi yang pasti saya memang bukan seorang yang biasa-biasa saja. Saya LUAR BIASA!

 

*Mediocrity: Seseorang yang memiliki pemikiran yang biasa-biasa saja.

by Tasa Nugraza Barley

9 Comments

  1. Thanks banget Sab atas komentarnya🙂

    Bener banget kalo banyak orang yang terlalu melihat segala sesuatu dari satu sisi aja. Lihat orang maju sedikit bawaannya sewot. Padahal orang2 seperti itu harusnya sadar bahwa setiap orang punya keunggulannya masing2 sehingga mereka pun pasti punya keunggulan di bidang2 lain. Nah, ketika mereka dihadapkan pada bidang2 dimana mereka betul2 ahli maka mereka pun seharusnya mengeluarkan kemampuan terbaik mereka tanpa ragu2. Asal jangan berlebihan!

    Soal Bush. Whahaha. Gue juga benci dia bu! He’s a devil, for sure. Tapi dari segi kepemimpinan, dia bisa dibilang salah satu pemimpin yang memiliki karakter yang kuat. Konsistensi dia terhadap perang Irak (terlepas benar tidaknya perang tsb) membuatnya terpilih lagi pada 2004. Walaupun memang hal yang sama telah menjadi bumerang buat dia saat ini. Emang lo dukung sapa tahun 2008? Dari demokrat paling favorit gue Clinton, tp kayaknya susah secara dia perempuan. Dari Republik favorite gue si Rudy Guiliani.

    Tapi kalo dari Indonesia, gue tetep Pro SBY!! Makanya sekarang gue lagi bikin kampanye: LET’S SAVE SBY! Whahaha.

    Masalah anak lt.9 itu mah gue nyantai aja. Apalagi setelah tau dia bukan mas Erwin. Gue malah merasa kasihan. Masa lo gak kasihan ama doi? Gue malah seneng karena komentarnya membuat gue banyak belajar dan produktif.

    Salam,
    Tasa Nugraza Barley

  2. kalau sekarang emang si Bush maju kena mundur kena. Serba salah. Coba lo baca artikel gue yang “Umat Muslim adalah Umat Yang Bodoh.” Disitu gue cantumkan sedikit bagaimana Iran berperan dalam perang saudara yang sedang terjadi di Irak. Pas dulu Irak dibawah kekuatan Suni (Saddam Hussein) Amerika sewot karena takut si Saddam punya senjata penghancur massa. Dilemanya, ketika Saddam turun pemerintahan Irak berada di bawah pemerintahan Syiah yang disokong ama Iran. Kondisi ini membuat Amerika ketar ketir karena takut apabila meninggalkan Irak malah membuat pengaruh Iran di tanah Persia jadi lebih kuat.

    Dan pasti lo udah tau kalau kandungan minyak di Irak adalah kedua terbesar di dunia (112 billion barrel!). Dan setiap presiden Amerika selalu punya “kewajiban” untuk menjaga ketersediaan energi di dalam negeri. Amerika bener2 bergantung ama kandungan energi dunia. Contoh kecil: Tiap tahunnya 17 juta lebih mobil terjual di Amerika Serikat, dan rata2 pembakaran bensin industri otomatif di Amerika Serikat adalah 24.5 miles per gallon (20-an lah pokoknya) bandingkan ama Uni Eropa yang 50 miles lebih per gallon. Makanya Amerika belum mau menandatangani Ratifikasi Kyoto.

    Sementara kalo Darfur mungkin Amerika belum bisa ngeliat kepentingan politik atau ekonominya.

    Obama emang sensasional. Tapi kayaknya black person masih susah buat jadi presiden. Populasi item aja masih terpecah suaranya. Tapi kalo demokrat sebenernya lebih merugikan buat Indonesia. Soalnya demokrat terkenal lebih concern ama isu-isu HAM.

    Kasiaaan emang tuch orang. Semoga diberi pencerahan dech.

    Salam,
    Tasa Nugraza Barley

  3. Ntar gue bilang deh ke mba gue, hehe. Dasar lo tukang makan! Salam ama Ana, Ade, dan temen lo yang GAUL mampus itu! whahaha. Btw, kapan2 bikin artikel buat blog kita ini ya. Udah vote di polling kita belon? ditunggu..

    Sukses buat kuliah lo dsana Sab! Semoga lancar mendapatkan tiga gelarnya (apaan aja tuch?)… Ntar panjang donk nama lu? hehe.

    Oiya, jangan lupa sholat tuuch! whahahahaha…

    Take care ya,
    Tasa Nugraza Barley

  4. Wah tas.. gue setuju banget tuh apa kata lo ttg budaya negara kita..

    Kadang2 budaya org indo itu suka gax bisa ngedukung kita utk berkembang.. kyk yg lo contohin ttg situasi lo ama tari di kelas, sebenernya klo menurut gue yah seandainya lo nunjuk tangan buat ngejawab pertanyaan itu bukan berarti lo sombong. And bener kata lo, itu namanya percaya diri. Jujur aja disini gue lebih percaya diri klo mau nanya ato ngejawab pertanyaan di kelas, krn suasana kelas jg mendukung. Dan lagi jg, gue justru biasanya byk dpt masukan dr pertanyaan2 yg diajukan ama students lain krn mereka khan sama kyk kita, sama2 di pihak yg nerima knowledge itu.

    Sekali lagi, gue pgn blg klo gue setuju bgt sama mostly semua yg lo tulis diatas.

    However tas, if u dont mind niyh ada satu hal yg pgn gue tambahin dr semua yg lo tulis diatas.

    Menurut gue yah, sebenernya budaya kita satu lg yg plg parah itu adalah rasa jealous yg tinggi. Kadang2 org kita plg gax bisa nerima kenyataan klo ada org laen yg lebih dr diri mereka. Kyk situasi di kelas itu lagi yg ama tari, klo murid2 yg lain gax pake acara jealous krn lo bisa ngejawab pertanyaan ituh ato plg gax mereka nerima or dgrin deyh klo lo bisa ngejawab, lo jg pasti gax usah ragu2 buat ngejawab itu khan? who knows klo ternyata hampir semua murid gax tau jawabannya dan mereka khan bisa dpt masukan dr lo, justru mereka khan brarti yg sombong. Sombong krn gax mau ngedengerin ato nerima kenyataan klo lo bisa ngejawab itu. Rugi di mereka jg khan?

    Aduh, anyway sorry yah bhs gue agak ngebingungin niyh. Bukannya SOMBONG, hahaha, tapi gue agak kaku niyh jdnya klo nulis bhs indo. Serius.

    Nah, gue trusin lagi niyh. Tadi iklan dulu soalnya. Hahahaha.. Jayush…

    Mengenai kata2 si “anak lt.9”, gax usah ditanggapin 100% lha. Dia itu ngutarain semuanya based only on his/her own perspective..dan yg gue liat semua penilaiain dia ituh ber-bias bgt tas. Jadi percuma lo mo ngmg apa jg, dia bkln bisa nyari kesalahan lo walopun itu kecil bgt. Ngerti khan maxud gue? haha..takut bingungin..

    TAPI tas.. ada satu hal yg gue gax setuju bgt ama lo. Tentang Bush!!!! tapi gue gax akan ngungkit2 itu disini. Krn kita khan lg ngmgin topik lain, ntar klo ttg dia jd curhat deyh gue..hahaha..

    Okay deyh.. kita sama2 berusaha ajah mudah2an masalah sombong dan jealous bisa ilang sdikit demi sdikit.. Makanya gue waktu di KU seneng bgt krn gue ngerasa suasananya ngedukung bgt buat gue berkembang.. aduh jd kangen ama pbl..

    Take care guys.. miss u n luv u all.. (“ntar dibilang sombong jg ama “anak lt.9” hahahaha…)

    ~sabrina~

  5. Dear TASYA,

    Nama lo gue ganti ajah yah.. hahahaha.. aih..jd pgn nyubit..

    Klo menurut gue siyh Bush itu gengsi berat buat nge-stop perang irak..alesannya tanggung.. pdhl klo emang dia pgn bener2 nyebari kedamaian.. urusin tuh darfur..!! gax ada kata tanggung..pindahin military-nya kesana..khan kmaren2 baru ngirim pasukan lg byk ke irak..bodoh…

    emang siyh ada bbrp point dr dia yg bagus..ttg kepedulian dia ama org2 military..mereka dpt benefits gede2an lho.. dan ada kali yah bbrp points lg.. tp tetep ajah.. mostly yg dia lakuin tuh aneh2..gax penting..!! hahaha..

    klo gue siyh ngedukung barack obama..!!! sebenernya gue berharap bgt bisa obama as president trus clinton sbg vicenya..tuh bkln perfect kali yah…tp mereka mlh musuhan siyh..dasar..hahaha..
    gue ituh moderate..gax democrat ato republican..krn ada bbrp hal yg gue suka dr republican.. tapi tas, gue lbh condong ke democrat.. jd gue gax dukung president yg republican…

    YOII..gue jg pro SBY bgttt..!!! hidup SBY..!!!

    gue baru tau tuh ituh bukan mas erwin..gila bgt yah.. lempar batu sembunyi tangan.. bener tas..gue jg jd kasian ama dia..

  6. yupz..true that.. emang di darfur gax ada apa2an.. tp yg bikin gue kesel tas..dia udah ngaku klo irak itu suatu kesalahan.. ehhh..baru ngmg gt..tiba2 mlh ngirim pasukan makin byk… two face bgt..plin plan..gax suka bgt gue..

    anyway..lo udah tau khan ttg jagung yg bkln jd bjn bakar..?? gue ntar balik ke indo mo berkebun jagung ah..!! hahahaha..

    gue tdr dulu yah tas..besok mo bgn agak pagian..mo masak…soalnya skrg udah krucuk2 niyh..

    salam yah buat keluarga lo..! ama mbak lo jg..blg dong kirim makanan gt buat gue…enak bgt masakan2 mbak lo….. blg ke dia kmaren gue masak telor balado ama rendang..enak deyhhh..aduh..jd tambah laper..udah ah..tdr dulz..dadahhh..

    take care yah~

  7. Hahahaha… gue udah jarang hang out ama anna skrg.. soalnya khan dia blom 21, dan rmhnya gax deket.. tp ntar gue sampein kok pasti..😉 klo si ade mah gampang..tinggal loncat ajah apartment gue..tp klo si GAUL hahaha..skrg mereka udah putus lho… tp kyknya kehadiran lo di hati si GAUL bkln tetap ada tas..hahahahaha… dasar gay couple….. -_-

    Wah bikin artikel apa yah? ntar yg ada gue mlhn curhat..gue abisan disini diledekin pancing dikit curhat niyh..bt deyh.. (tuh..skrg ajah udah mo curhat..hahahaha) tp ntar klo ada berita2 menarik gue bikin artikel deyh.. =D thx~

    gue siyh udah vote dongz..gue milih ninersku.com!!! pas bgt namanya bow..

    amiiin..makasih tas..lo jg moga2 makin lancar kulnya..hehehe.. =D
    gue tiga gelar: finance dr kelley school of business, international studies (lbh akrab dipanggil international business hehehe) dr kelley school of business jg, trus yg trakhir yah SE finance dr trisakti tercinta..hahahaha.. ituh jg klo sidangnya lulus bagus..klo gax gue mo ngulang ampe bagus ah…haha…tp kpn gue selesei kulnya yah… =((( sedih..seadanya ada deyh..

    Tapi ntar yg gue pake cuma gelar yg Finance ajah siyh, abisan malu ah kepanjangan..ntar dikira SOMBONG.. hahahahahaha.. =P
    Sabrina Indri Lestari, S.E., B.A. aiihhhhh….amiiiiin…
    aduh jadi pgn nangis..hahahahahahaha… norak deyh….

    Tas, bulan depan klo gue udah dpt duit, gue kirim tiket buat mbak lo yah..biar dia bisa kesini masakin gue..hahahahaha.. =D

    take care~

  8. Oiya..solat insya Allah gax lupa deyh..😉

    jd malu…

  9. Nice Article Bro !!! Well Done…well done, trully inspired me.


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s